Can’t Stand

October 16th, 2007 by ailie

Somebody help….

I can’t stand any longer..
Lately i got too tired and sleepless, reach home late at night, with got sick on my legs, walking all the way.. just trying to find room.. A ROOM in singapore!! The price is going to be crazy.. just common room HDB $800, and there’s nothing special in there, just wardrobe and queen size bed. There’s even no attached bathroom. With that price i can get condo room somewhere in east area.

Is there anyone who want to help me??
Really stressful.. and got mad by agent.. I think she was worried that i’ll contact the owner directly without her.. i know what the agent lha.. masih tau diri lha..
Huh… there’s agent who cancel the appointment last minute, don’t they think that we need more time to reach the place??

Can’t stand any longer.. I don’t want to call the agents anymore, but could i??
Huaaaaaaaa…. I need to sleep now.. and tomorrow will wake up with fresh body and mind..
just take a breath…
hfffffffffff… hhsssssss..
hhfff.. hhsss..
zzz… ZZZZ..
Good nite everyone..

Bad day

September 25th, 2007 by ailie

"Telah berpulang ke rumah Bapa di sorga……."

Pagi ini dikagetkan dengan berita dukacita datang dari teman tercinta, Yuli, Oma-nya meninggal tadi pagi. Emang sih ai gak kenal dekat dengan Oma-nya itu, berhubung waktu ai ketemu pertama kali (and terakhir kali) dia dalam kondisi yang tidak baik. Semua waktunya dihabiskan di tempat tidur dan karena faktor umur pun dia sudah tidak mengenali orang. Kalo lihat keadaannya emang ai lebih merasa it’s the best for her (Maaf ya Yul). Yah.. mungkin ini yang terbaik buat dia and orang-orang di sekitarnya. Apapun itu, saat ini dia dah bahagia di sana, tanpa sakit penyakit dan penderitaan. Buat keluarga yang ditinggalkan semoga diberikan kekuatan dan penghiburan dari Tuhan.

Mungkin bukan "Bad day" banget seh hari ini, cuman gak tau napa.. urat syaraf jadi tegang sepanjang hari ini. Pernah merasakan cari kutu?? Kalo kutunya di rambut..mungkin sakit leher karena keseringan nunduk (kalo yg dicariin kutu duduk lebih rendah yah..tapi kalo duduk lebih tinggi emang bisa dicari kutunya? hehe), tapi gimana kalo cari kutunya itu di komputer?? Yupe, hari ini dan tepatnya dari kemarin, ai cari kutu di komputer, bukan di komputer dalam arti harfiah, tapi di data. Cuaaapeee nya minta ampun, bingung musti ngubek-ngubek dari mana. Kebayang gak seh, data dengan segitu banyak kombinasi musti dicocokin? Kombinasi 9 data, intinya memabokkan (gak perlu pake minum arak dah bisa kuasai jurus mabok). Mana musti dicheck dulu data yg masuk dah bener belum, pelototin angka-angka, jereng deh..minus kacamata bertambah.. Halah.. tau deh.. masih berkutat lagi dengan ini besok..

Oooh..help me God.. at least give me joy to do this again, biar gak ngedumel-dumel waktu kerja. At least yang baca juga doain ai ^.^" Semakin malam semakin bete..Hiks hiks huaaaaaa…

Thief in the dwelling

September 22nd, 2007 by ailie

Kamis lalu di flat kita terjadi keanehan, bisa dibilang begitu karena kondisi flat masih seperti biasa waktu di tinggal ngantor and pulang kantor, tapi yang berubah hanya ada beberapa barang "kecil" yang hilang dari peredaran. Sebut saja barang kecil, bukan hanya nilainya yang relatif kecil tapi juga emang secara ukuran itu termasuk kecil. HP Nokia N73 roommate and uang ai S$50. Satu lagi, anting-anting emas putih dari nyokap ai yang baru nyadar kalo itu gak ada pas hari ini..hiks..sedih banget..bukan karena nilainya..tapi karena ada makna dibalik itu semua. Penasaran banget, kenapa justru barang-barang seperti itu yang diambil mengingat banyak sekali barang lain yang kalo dihargai bisa lebih gede (ukurannya juga gede hehe), kenapa justru barang kecil di tempat tak terlihat seperti itu bisa diambil, kenapa bukan barang-barang yang kelihatan (laptop tergeletak di ranjang,tapi bersyukur bukan laptop yang diambil, karena barangnya baru dibeli and nilainya lebih besar dari yang dah hilang)??? Belum habis rasa penasaran, balik ke kondisi awal.. rumah ini tertutup dan waktu kita pulang juga masih tertutup. Barang-barang tersebut terakhir dilihat yah pagi itu.. Siapa gerangan pelakunya??

Kita menyadari semua ini saat waktu menunjukkan pukul 11.30 pm local time. Alhasil, kita coba menghubungi police. Bayangan ai tentang yang akan terjadi kemudian yah kurang lebih seperti di film CSI kali yah.. =) bakalan ada deteksi finger print. Tapi boro-boro finger print, yang ada polisinya juga gak terlalu aware..malah kamar kita diobrak-abrik..dikirain kita kurang kerjaan kali yah jam segitu call police just to have a foolish game??? Satu-satu kita diintrogasi, ditanyai ini dan itu.. kocaknya..salah satu roommate malah jadi suspect berhubung hari itu dia yang keluar terakhir dari rumah karena sakit perut. Konyol banget itu polisi malah tanya kenapa gak ke dokter kalo sakit perut..hahahahaha.. and you know what the answer?? I just need to pump it out =) konyol khan.. orang sakit perut pagi-pagi ya udah tau lha itu "nature call". And finally dia bilang akan ada investigator yang memfollow-up. Udah deh.. gak di Indo gak di luar Indo, yang namanya polisi gak ada yang beres.. just forget to get your items back, they won’t try to find it all.

Now.. the suspect is the person who has the key, right? and The owner has the key instead of 3 of us. But no proof she came that day. Why did we suspect her? Because when we called her and said that something missing in her house, she wasn’t panic, seemed like she had known that the items weren’t hers. Dan sampe sekarang itu police gak investigate itu orang.. doooh.. kenapa ya polisi pada kurang pintar, malah lebih pinteran thief nya. Andai aja ada Detective Conan or Kindaichi pasti bisa ketahuan….."Dan pelakunya adalah anda……" *sambil nunjuk tersangka dan kita akan mengetahui siapa di page berikutnya* (kebanyakan banyak komik neh)

Tapi mo gimana lagi, pasrahkan saja semuanya. Sekarang kita jadi merasa unsecure banget di rumah. Better move..but we need to find new flat now, and it’s not easy man.. deal with agent again?? Huiks..

"Bapa ampunilah mereka (yg ngambil) sebab mereka tidak tau apa yang mereka lakukan". Mungkin mereka lebih butuh yah, walau sakit ati banget seh sebenernya. Makanya kita emang gak boleh mengikat hati kita pada harta dunia yang sewaktu-waktu bisa hilang, bisa dimaling. Lebih baik mengikat hati kita pada harta yang gak akan abis dikikis waktu dan gak akan mungkin bisa dimaling.

God and man

September 21st, 2007 by ailie

~GOD & Man~

Kemarin baca artikel ini ‘Bencana alam dimana-mana, Tuhan pun digugat’. Jadi berfikir.. Manusia seringkali menyalahkan Tuhan untuk semua hal yang terjadi di dunia ini tanpa menyadari eksistensi Tuhan itu sendiri lebih dari yang dapat dipikirkan manusia. Manusia juga lebih senang melihat segala sesuatu melalui sudut pandang negatif..padahal masih ada sudut pandang positif dibalik itu semua.

Kalau benar Tuhan Maha Kuasa atas dunia ini, apakah kita berhak menuntut-Nya untuk semua yang kejadian buruk - menurut pandangan manusia - dalam dunia ini? Kalau benar demikian, kuasa seperti apa yang dimiliki-Nya sehingga masih ada yang dapat menindaknya? Kalau demikian pula, Siapa Tuhan dan siapa pula manusia? Siapa Pencipta dan dicipta? Adakah yang mampu memahami dalamnya pemikiran Tuhan?

Being Inspiration

November 21st, 2006 by ailie

It’s happiness

When we can be an inspiration for someone

Know that it’s all about the feeling

All about you

Rememberance

It’s sadness

When we know that we’ve been changed by another

Know that it’s not about us anymore

Not me anymore

Forgotten

WHAT’S YOUR NAME?

October 4th, 2006 by ailie

~ Maaf, tanpa bermaksud mendeskreditkan orang lain atau menghina nama seseorang, kalau ada kesamaan nama dalam hal ini bukan disengaja melainkan hanya kebetulan semata, blog ini hanya uraian kata-kata dari pikiran dan pengalaman si penulis ~

Semua orang waktu dilahirkan pasti diberi nama oleh orang tuanya. Percaya gak kalo nama seringkali bisa menunjukkan karakter, perilaku dan bahkan masa depan seseorang?
Tapi sebelum kita bahas lebih lanjut..kenalkan Nama-ku “NURYANA” tidak pake “H” bukan NOERJANA apalagi NOERJANAH..
buat yang suka panggil “NOER”, tolong belajar membaca ejaan yang baik dan benar yah.. Kurang jelas juga sapa yang memberikan nama itu, bisa jadi Papa-ku, tapi Mama pernah bilang Akong (Kakek, red) juga ada andil dalam memberi nama itu.. Entah kenapa aku diberi nama seperti itu, jujur.. aku tidak begitu menyukai kalo orang memanggil dengan nama itu, padahal orang bilang itu nama yang indah, “NUR” = Cahaya, “YANA” = Dunia, bisa jadi orang tua ku ingin aku bisa menjadi orang yang senantiasa memancarkan cahaya bagi dunia di sekitarku. Cieeeeeee…cuit..cuittt.. Kemudian seperti kebanyakan orang Chinese, aku juga punya nama Chinese “LIE AI NA” - “LIE” = Family name, “AI” = Love (Cinta), “NA” = Panggilan untuk anak perempuan. Nama ini yang kemudian tenar di kalangan teman-teman, bahkan guru-guru sekolah, mungkin karena aku selalu menaburkan cinta dimana-mana..Hallaaah.. hehe..jangan ada yang muntah disini yah..

Nah.. lanjut dari pembahasan pertama, kalo menurut-ku setiap kita dari awal sudah diberi nama oleh Tuhan, orang tua sebagai wali Tuhan yang kemudian mempatenkan nama itu di akte kelahiran kita. Kenapa aku bisa berasumsi seperti itu? Perhatikan, pada saat penciptaan bumi beserta binatang untuk memenuhi bumi, siapa yang memberi nama setiap binatang itu? Jawabannya sudah pasti manusia, tapi bukankah akal budi manusia itu Tuhan yang memberikan? Coba liat, kenapa harimau bisa diberi nama harimau sedangkan kucing tidak diberi nama harimau kecil? ^o^ sedikit menyadur dari khotbah pendeta pada waktu pemberkatan nikah seorang teman.. Kurang lebih, nama yang melekat pada binatang itu menunjukan perilaku binatang tsb bukan? – sedikit memaksa juga seh.. karena itu khan awal penciptaan, jadi tidak ada dasar untuk segala sesuatu termasuk dalam memberi nama, hehe..

Sebenarnya ada alasan lain kenapa aku berasumsi bahwa nama seseorang itu menunjukan karakter, perilaku bahkan tak jarang juga masa depan seseorang bisa dilihat dari namanya. Kok gua jadi kayak tukang khua-mia yah??
Alasannya adalah karena ada anak TWL yang namanya sama yaitu “AXEL”, memiliki karakter dan perilaku yang sama yaitu bandeeeeeelll bangeeeettttt, suka nyeletuk dan teriak-teriak kalo ngomong, tapi tidak dipungkiri bahwa kedua anak ini pintar… Hal yang sama juga diutarakan teman seperjuangan-ku yang mengajar kelas TK, anak didiknya bernama “Axel”, juga bandeeeell bangetttt.. So guys..jangan kasih nama anak “AXEL” yah, kasih nama “WORD”, “ACCESS” ato “POWERPOINT” aja..hehehehe…Microsoft banget..
Trus juga ada yang namanya mirip “CRISTABELLA” dan “CRISTABELLE” (bukan anak kembar lho), karakternya juga mirip, rada-rada centil dan ceriwis.
Dari situ kemudian aku menyimpulkan bahwa nama seseorang itu bisa menunjukan karakter dan perilaku. Kalo nama bisa menunjukan masa depan seseorang, masih agak ragu juga sih.. tapi contoh kalo nama “INEM” biasanya identik dengan pembantu rumah tangga, terkontaminasi sinetron “INEM - Pelayan sexy” , trus kalo namanya “TUKIMAN” biasanya tukang kebun or supir. Memang tidak jarang juga yang memiliki nama seperti ini merupakan orang-orang sukses.
Tapi kenapa aku dan temanku yang bernama sama denganku, "AINA",tidak menunjukkan adanya kesamaan karakter dan perilaku yah? Malah cenderung bertolak-belakang banget.

Jadi mana yang benar, Nama membentuk Perilaku atau Nama dibentuk oleh Perilaku?? Bingung?? Sama..

Tapi..
“Apalah arti sebuah nama” – William Shakespeare

Jadi, berhati-hatilah dalam memilih nama untuk peliharaan apalagi untuk anak ^o^v

STUPID THINGs

October 4th, 2006 by ailie

…………
“Coba deh kamu login ke webnya dulu”
          “Alamatnya apa?”
“http”
          http:
“Slash slash”
          http://
“Nama server kamu”
          http://ibmr51e-2
“Titik dua”
          “Maksudnya gimana??”
“Titik duaaa”
          http://ibmr51e-2.2
“Hmm..??!!” Melihat ke layar komputer
“HAHAHAHAHAHAHAHA……!!!”
          “Upsss..hehehe..”
          http://ibmr51e-2:
“HAHAHAHAHA….!!!”
          “HAHAHAHA…!!!”
“Coba yah kamu itu…gitu aja bisa salah, gimana toh??”
          “Hehe.. iya neh.. otaknya lagi korslet barusan”
……………

Kejadian konyol tadi cukup menceriakan suasana yang lagi sumpek pagi ini. Bagaimana bisa salah ketik ":" jadi ".2", padahal itu kerjaan sehari-hari-ku, selalu setelah nama server pasti port numbernya. Kalo aku anak baru mungkin masih dimaklumi, tapi udah 1,5 th masa salahnya fatal gitu. Hehehe..cukup memalukan dan kurasa cukup untuk membuatku jadi bahan tertawaan setidaknya sampe akhir minggu ini.. Hiks.. Psssttt..jangan bilang sapa-sapa yah.. Awas lho!!

Belakangan sepertinya otak-ku agak mengalami korslet, yaaah.. buktinya tadi itu, tak jarang juga aku melupakan apa yang ingin aku ucapkan padahal sedetik yang lalu aku sudah ingin mengatakannya – kayak dori deh di Finding Nemo, hehehe… Belum lagi belakangan ini sepertinya badan-ku juga tidak terkontrol dalam bergerak - akhir-akhir ini sering menabrak benda-benda yang di sekitar-ku, alhasil beberapa bagian pasti terasa sakit dan biru-biru lebam.. Gak jarang juga, aku merusakkan barang kesayanganku karena keteledoranku ini >o< “Sepatuuuu ai pitanya lepaaaasss hiks..” Apakah ini menandakan penurunan fungsi motorik? Halah..sok tau aja neh.. fungsi motorik itu apa juga aku gak ngerti..hehe.. Cowo-ku bilang mungkin panas dalam, tapi ada hubungannya yah panas dalam dengan badan yang sering nabrak-nabrak? Ato mungkin karena ada perubahan bentuk badan alias tambah ndut =) jadi ruang gerak semakin lebih sempit dari sebelumnya hehehehehe..ini lebih masuk akal yah..
Yaah.. buat yang di sekitar-ku hati-hati aja.. kalau tiba-tiba dijitak artinya reflek alias tidak terkontrol hehehehe.. Peace.. ^o^v

Ingin apa???

September 27th, 2006 by ailie

Aku ingin begini..
Aku ingin begitu..
Ingin ini ingin itu..
banyak sekali..

Semua semua semua..
Dapat dikabulkan..
Dapat dikabulkan dengan..
Kantong ajaib..

….

Mengutip dari salah satu tulisan di blog temen, tapi dengan pembahasan yang paradoks.
Bait lagu diatas mengingatkan kita pada film Doraemon yang punya banyak alat dalam kantong nya, so pasti udah banyak yang tau khan.. malahan mungkin ada yang fans sama doraemon.. (that’s me!!!)

Andai aku punya ini, punya itu, bisa ini, bisa itu, pasti aku akan begini dan begitu..
Semua orang pasti pernah punya pikiran seperti ini khan, wajar donk.. Lihat aja film yang sekarang beredar..kebanyakan semuanya mengangkat hal-hal yang gak mungkin tapi ingin dilakukan manusia, "Bruce Almighty" salah satunya, dan baru-baru ini "Click" (yah..walaupun belum nonton tapi kurang lebih tau deh jalan ceritanya)
Emang sih ini membuktikan manusia yang gak pernah puas..tapi terlepas dari itu, saat ini bukan itu yang ingin dibahas disini..

Pembicaraan singkat terjadi di dalam mobil teman ini saat perjalanan pulang kantor kemarin.
……….
"Kalo ada doraemon, pengen punya alat apa?"
"Pintu kemana saja!! Enak khan kalo pulang kantor langsung pake pintu kemana aja"
"Wah kalo bisa begitu, aku ga perlu nge-kost di jakarta, langsung pulang ke rumah di palembang aja..hehehe.." (Teman ini berasal dari palembang)
"Gak perlu macet juga kalo pulang kayak sekarang ini"
"Kalo gitu jalan gak perlu lagi donk? Jalanan pasti sepi"
"Tapi khan ga mungkin banget.."
"Hehehe..kalo aku ingin jadi doraemonnya, lucu khan..bulat, ndut.."
……….

Dari pembicaraan di atas, bisa dilihat kalo kecenderungan orang mencari sesuatu yang bisa menyelesaikan masalah yang terjadi saat itu (kondisi jalan maceeeeettt). Tapi kalo dipikir lagi, apakah setelah masalah itu berlalu apakah akan se-simple itu permintaannya? Hehehe..asli lho waktu itu terlintas kenapa tidak ada yang minta pengen punya alat yang bisa menghasilkan banyak uang ato yang lainnya tapi berhubungan dengan uang..(Matre neh..hehe..artinya temen-temen gak ada yang matre.. =P )

Kalo aku ditanya pengen apa, gak tau jawabnya, mungkin karena keinginan itu terlalu banyak dalam diri sehingga tidak akan bisa dikeluarkan hanya dengan satu kalimat (musti pake kata sambung yang banyaaaaaak sekali)

Kalo kamu sendiri gimana?
Kalo kamu bisa melakukan apapun, apa yang ingin kamu lakukan saat ini?
Kalo kamu bisa punya alat kayak doraemon, alat apa yang kamu mau?

Bored Question

September 27th, 2006 by ailie

Ada beberapa pertanyaan yang pasti akan selalu ditanyain and nyebelin untuk dijawab.

Kalo belum punya pacar : "Kapan mo punya pacar? Mo gue comblangin ga?" 

Kalo udah punya pacar : "Kapan mo married? Kapan nyusul kita (ini yang baru married,Red)?"

Kalo udah married : "Kapan mo punya momongan? Kapan mo gendong cucu?" (lho ini kejauhan yah? hehe..)

Kadang kalo dipikir ngapain juga kita ‘kepo’ dengan urusan begituan. Kalo udah tua pasti gak ada yang nanya "Kapan mo masuk kubur?", bener khan? Aku termasuk orang yang paling sebel ditanyain begituan, tapi mungkin aku juga satu dari sekian banyak orang yang sering kali bertanya seperti itu pada orang lain.. (Egois banget yah..) Gak tau kenapa, rada keki juga seh kalo ditanya hal yang begituan setiap kali ketemu orang yang baru melakukan hal yang kita belum (kalo yang baru punya pacar tanya yang belum punya, kalo yang baru married tanya yang belum married ato yang baru punya anak tanya yang belum punya anak), something wrong on me?

Do we need to have press conference all?

The Death

September 25th, 2006 by ailie

How many times in your life, you feel so near with the death? Pernah gak menyadari bahwa dalam kehidupan ini, kita selalu saja berdekatan dengan kematian? Begitu dekatnya sampai kita bahkan tidak merasakannya, seolah-olah kematian itu melekat pada diri kita.

Pernah merasa takut menghadapi kematian? Aku sering tersentak setiap kali menyadari bahwa sedetik yang lalu aku berada sangat dengan dengan kematian. Kemudian menyadari bahwa setiap detik dalam hidup ini tidak ada yang mengetahui apa yang akan terjadi, menyadari bahwa Tuhan bisa saja menghentikan hidup ini kapan saja dan dimana saja Dia menghendaki, menyadari bahwa setiap detik sangat berharga, setiap detik diberikan Tuhan seperti anugrah, dan harusnya kita lebih menghargai hidup dengan mengisinya dengan hal-hal yang baik dan berguna bagi kita maupun banyak orang. As a human being,a sinner, aku juga kadang takut takkala berfikir tentang kematian, mungkin karena banyaknya cerita-cerita seram ttg kematian itu sendiri (Coba kalo film-film menampilkan ttg kematian yang indah, pasti kebanyakan orang tidak akan takut menghadapinya, malahan berlomba-lomba untuk menghampirinya). Tapi karena aku tahu bahwa ada kehidupan setelah kematian, bahwa ada jalan untuk bisa mendapatkan kehidupan itu, bahwa ada janji yang bisa kita pegang agar kita bisa berada ditempat indah setelah kematian, bahwa aku percaya apa yang kupercaya, aku bisa menghilangkan ketakutan itu sekaligus memberi arti dalam kehidupan saat ini.

Coba lihat betapa orang lebih menghargai kesehatan pada saat kesehatan menjadi hal yang sangat mahal untuk ditebus, betapa orang lebih menghargai waktu bersama keluarga pada saat waktu itu menjadi begitu sedikit, pada saat orang yang kita kasihi sudah mendekati ajal. Yah kupikir, mungkin lebih baik bahwa setiap manusia mempunyai kesadaran akan kedekatan kita dengan kematian sehingga manusia lebih bisa menghargai hidup dan lebih bisa menjalani hidup dengan lebih berarti dan bermakna.

It’s not to late to start, We can make a better life in the world.